PRESS RELEASE

PERUMNAS LUNCURKAN PROYEK a�� PROYEK STRATEGIS DI TAHUN 2013

A�

A�

Bertempat di Kantor Pusat Perum Perumnas,A� Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Perum Perumnas tahun 2013 dilaksanakan pada tanggal 20-23 Februari 2013. Sebagai agenda tahunan Rakornas dihadiri oleh seluruh General Manager Kantor Pusat dan Kantor Regional, Manager kantor pusat dan Regional, Manager Cabang dan Manager Proyek seluruh Indonesia juga dihadiri oleh Deputi Menteri BUMN, Deputi Menteri Perumahan Rakyat dan Deputi Gubernur DKI Jakarta serta beberapa CEO BUMN yang terkait pengembangan bisnis properti.

Himawan Arief Sugoto, Direktur Utama Perum Perumnas menargetkan beberapa proyek a��proyek strategis di tahun 2013. Proyek yang sudah dapat diluncurkan seperti halnya proyek a��proyek skala besar di Driyorejo Jawa Timur seluas A�+ 450 Ha, di Medan kerjasama dengan PTPN II seluas + 850 Ha serta melanjutkan program pembangunan 1.000 Tower di beberapa kota seperti di Jakarta ; Cengkareng, Kemayoran, Sentra Timur dan di Bekasi serta di Bandung.

Disamping itu melalui anak perusahaan PT. Propernas Griya Utama ditargetkan pada pertengahan tahun 2013 sudah dimulai pembangunan hotel di Semarang dan Bandung. Program pembangunanA� rutin seperti Rumah Sederhana Tapak (RST) di seluruh Kabupaten dan Kota di Indonesia baik untuk PNS maupun masyarakat umum tetap berjalan. Total kontrak pembangunan rumah tahun 2013 mencapai 20.000 unit.

Di tahun 2012 Perumnas mencapai kinerja cukup baik dengan membubuhkan pendapatan sebesar Rp 1,083 Triliun dan perolehan laba sebesar Rp 92 Milyar (un-audited), sehingga dalam rakornas ini management menargetkan pendapatan dalam action plan 2013 sebesar Rp 1,5 Triliun dengan laba sekitar Rp 120 Milyar (8%).

Himawan menegaskan, bahwa saat ini Perumnas sedang memperkuat dan meningkatkan kompetensi dan produktifitas, dengan membenahi SOP,SDM, Bisnis portofolio dengan menerapkan IT dan merubah budaya kerja yang lebih professional, hal ini dianggap perlu karena Perumnas saat ini merupakan salah satu pengembang property terbesar yang mampu bersaing dengan pengembang swasta di seluruh Indonesia.

Dalam rangka melakukan program transformasi tahap 2 Himawan menyampaikan adanya revisi strategic planning Rencana Jangka Panjang (RJP) lima tahun kedepan dalam rangka menunjang visi Perumnas a�?Menjadi pelaku utama penyedia perumahan dan permukiman di Indonesiaa�?.

Untuk itu salah satu yang diusulkan dalam RJP tersebut adanya kebijakan pemerintah melalui Kementerian BUMN untuk dapat memberikan Penanaman Modal Negara (PMN) sebesar Rp 1,5 Triliun untuk memperbesar land bank dan optimalisasi asset a��asset Perumnas untuk dikembangkan menjadi bisnis property yang besar dan menyerap tenaga kerja yang banyak.

Disamping itu, Himawan juga mengatakan, bahwa dukungan Kementerian Perumahan Rakyat dengan mengalokasikan anggaran PSO sebesar Rp 1,2 triliyun untuk menjalankan program missi pemerintah dalam penyediaan Rumah Sederhana Tapak (RST) dan peremajaan Rumah Susun Sewa yang sudah tidak layak huni.

Dalam Rakornas ini Himawan pun menyampaikan program NEW PERUMNAS yang ditargetkan tahun 2014 akan diluncurkan bertepatan dengan 40 tahun Perum Perumnas.

 

Jakarta, 20 Februari 2013

HUMAS PERUMNAS