Ajang pameran Indonesia Property Expo (IPEX) 2018 yang digelar pada 22 September hingga 30 September 2018 di Hall A dan B Jakarta Convention Center, melibatkan 200 peserta dari berbagai pengembang.

Salah satunya adalah Perumnas, yang akan menghadirkan hunian terintegrasi transportasi, Mahata. Hunian ini diluncurkan dengan harga terjangkau dan terdapat fasilitas subsidi.

Proyek bernama Mahata berlokasi di dekat Stasiun Rawa Buntu, Tangerang Selatan. Proyek ini akan dikenalkan pada ajang pameran Sabtu (21/9/2018) besok.

Perumnas melakukan hal serupa pada dua proyek sebelumnya, yakni Mahata Tanjung Barat dan Margonda.

Hunian yang bekerja sama dengan PT Kereta Api (Persero) ini memiliki konsep terintegrasi transportasi kereta api di 3 stasiun.

Selain itu, proyek ini menjadi salah satu hunian paling terjangkau yang dibangun oleh Perumnas.

Direktur Pemasaran Perum Perumnas Anna Kunti optimistis proyek terintegrasi akan disambut baik oleh masyarakat Jakarta dan sekitarnya.

Selain Mahata, beberapa proyek Perumnas lainnya juga akan meramaikan IPEX 2018.

Proyek-proyek tersebut antara lain, hunian vertikal Sentraland Cengkareng, Grand Sentraland Karawang, Akasa kemayoran, serta Sentra Timur Residence.

 

Selain itu, Perumnas juga menyediakan hunian tapak seperti Perumnas Dramaga, Perumnas Parung Panjang, dan Sentraland Boulevard. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 190 jutaan.

Khusus untuk unit usunami, Perumnas memprioritaskan masyarakat yang belum memiliki rumah. Namun tentunya, prioritas ini juga dibarengi dengan beberapa persyaratan.

“Jadi gaji maksimum Rp 7 juta dan belum punya rumah. Lalu belum pernah berutang pada bank untuk membeli rumah, tidak mempunyai tanah warisan. Jadi benar-benar orang yang belum punya rumah. Sehingga, bisa diberi fasilitas FLPP,” kata Anna Kunti dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Jumat (21/9/2018).

Terkait penjualan unit di Mahata Margonda, sebanyak 100 persen unit Rusunami sudah terjual. Sedangkan unit Anami masih dalam proses penjualan

Sumber : https://bit.ly/2OjrnGJ