Perum Perumnas akan melanjutkan pembangunan sejumlah proyek hunian berkonsep kawasan berorientasi transit atau transit oriented development (TOD) pada tahun ini. Hal ini akan terus ditingkatkan seiring perintah dari Menteri BUMN Rini Soemarno dalam meningkatkan hunian yang mudah untuk masyarakat.

“Melanjutkan TOD-TOD itu, kita baru mulai konstruksi, kita teruskan dan selesaikan pokoknya kita terus lakukan agar bisa tercapai targetnya,” ujar Direktur Utama Perum Perumnas Bambang Triwibowo di Jakarta, Kamis (3/1/2019).

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah menangani tiga proyek TOD yakni TOD di Rawa Buntu, Tangerang Selatan, TOD di Pondok Cina, Depok dan TOD Tanjung Barat, Jakarta Selatan.

Kendati demikian dia mengakui kesulitan untuk mencari lokasi di kawasan perkotaan yang cocok dengan konsep tersebut. Karena itu, solusinya yang paling memungkinkan adalah bekerja sama dengan sejumlah BUMN.

“Terutama misinya bagaimana menyediakan perumahan bagi masyarakat kecil, tapi kita masih terkendala lahan karena ada masyarakat yang belum mau menyerahkan lahannya jadi ini yang sedang kita urus,” katanya.

Sebagai informasi, Konsep hunian ini akan memudahkan mobilisasi masyarakat dalam beraktivitas. Terlebih pembangunan ini akan dilengkapi dengan area komersial dan fasilitas umum yang semuanya terintegrasi dalam satu kawasan, sehingga penghuni dapat melakukan berbagai aktivitas sehari-hari karena ada ruang sosialisasi bagi para penghuni. Lain dari itu, biaya transportasi dan kemacetan perkotaan pun akan semakin berkurang, serta penataan ruang kota pun semakin efisien.

Saat ini, BUMN siap mendukung Program 1 Juta Rumah pemerintah pusat pada peningkatan kapasitas penyediaan rumah yang mampu memberikan solusi hunian yang layak bagi masyarakat kecil dan menengah di wilayah perkotaan.