Jakarta – Perum Perumnas siap menjawab tantangan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan dalam mengatasi persoalan pemukiman kumuh, dengan membangun lebih banyak rumah susun sederhana milik atau apartemen rusunami.

Menurut Direktur Utama Perumnas Himawan Arief Sugoto, tahun depan pihaknya siap membangun 12 apartemen rusunami yang tersebar di Jakarta, Bandung dan Surabaya. Pembangunan yang masif ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hunian yang terus meningkat.

“Tahun depan kami siap memulai pembangunan rusunami, untuk memenuhi volume kebutuhan,” jelas Himawan kepada detikFinance, Rabu (14/11/2012).

Ia telah mengidentifikasi lokasi pembangunan apartemen murah ini di Jakarta dan Bandung. “Jakarta kita siap bangun 7-8 tower, sedangkan Bandung ada lokasi yang siap dibangun dua tower,” tambah Himawan.

“Sedangkan lokasi di Surabaya kami tengah identifikasi. Lokasi bisa kemitraan dengan BUMN lain seperti PTKA, atau kita sudah punya lahan di Sentra Timur,” paparnya.

Himawan menyebut, dukungan dana Rp 400 miliar telah disiapkan Perumnas dalam pembangunan tahap awal rusunami. “Investasi untuk awal ya, sekitar Rp 400 miliar,” paparnya.

Harga yang dipatok Perumnas pada apartemennya pun akan disesuaikan dengan Kementerian Perumahan Rakyat, agar para pembeli yang masuk golongan MBR mendapatkan keringanan pajak.

“Harga sesuai yang ditetapkan pemerintah saja,” tegasnya.