Perumnas kebut program sejuta rumah di tahun 2016

A�A�A�A�A�A�A�A�A�A�A� Dalam rangka mendukung percepatan program sejuta Rumah di tahun 2016, Perum Perumnas menghadirkan Rusunami Karawang, guna memenuhi kebutuhan masyarakat berpenghasilan menengah kebawah.

Proyek yang rencananya akan menempati area seluas 3.8 hektare (ha) ini akan terdiri dari 4 tower ,rencananya akan memfasilitasi kurang lebih 2,700 unit hunian. Pada tahap awal, akan dibangun sebanyak 2 tower, masing-masing terdiri dari 20 lantai yang dapat menampung 1.514 unit dengan jumlah total penghuni 3.845 jiwa dan rencananya akan rampung pada 2017. Komposisi tipe unit hunian terdiri atas tipe 18 (studio), 27, dan 36.

Pembangunan Rusunami Grand Sentraland Karawang tidak terlepas dari pertumbuhan kota-kota penyangga ibu kota Jakarta yang kian pesat, didorong oleh pertumbuhan industri yang berkembang pesat di pinggiran kota Jakarta. Ketersediaan infrastruktur yang memadahi menjadi pemicu pertumbuhan kawasan di pinggiran Jakarta, tak terkecuali kawasan kota Karawang. Dalam kiprahnya di kabupaten Karawang, Perumnas telah mengembangkan di lebih dari 10,000 unit rumah di area sekitar 200 ha, telah menampung lebih dari 40,000 jiwa yang dikembangkan sejak 90 a�?an. Dan keseluruhannya telah diserahterimakan ke pemerintah daerah Karawang.

 

Menjamurnya Industri di kawasan Karawang saat iniA� berdampak pada jumlah kebutuhan hunian di kawasan tersebut. Sejalan dengan program pembangunan satu juta rumah yang dicanangkan pemerintah, Perumnas padaA� hari ini (24/2) melakukan ground breaking proyek Rusunami Grand Sentraland Karawang, dalam rangka memenuhi kebutuhan hunian di Indonesia.Himawan Arief Sugoto selaku Direktur Utama Perumnas menegaskan bahwa Pembangunan Sentraland Karawang merupakan salah satu wujud gerak cepat Perumnas dalam melaksanakan program pemerintah, khususnya dalam penyelesaian masalah pemenuhan kebutuhan hunian.

Kemudahan akses menuju gerbang Tol Karawang Barat ditambah dengan kawasan yang berada dikawasan premium.Hal ini dikarenakan jarak yang cukup dekat dengan beberapa kawasan Industri KIM dan KIIC,ditambah dengan harga yang sangat terjangkau menjadikan Sentraland Karawang pilihan terbaik

Konsep hunian terpadu yang dirancang oleh Perumnas adalah dengan menggabungkan konsep hunian dan kawasan komersial yang akan memudahkan akses bagi para penghuni untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan juga menjalankan berbagai aktivitas kegiatan. Rencana tahap awal pengembangan Kawasan Sentraland-Karawang dimulai dari pengembangan Rusunami untuk target grup Masyarakat Berpenghasilan Rendah.

Karena pada perkembangannya, Karawang sudah menjadi area strategis dan memiliki potensi pasar yang tidak kalah dengan kabupaten/kota besar lainnya, mengakibatkan harga tanah yang terus merangkak naik.

Menyiasati hal tersebut, dan dalam andilnya untuk tetap melayani masyarakat menengah bawah, Perumnas menghadirkan konsep rusunami kedepannya. Ragam ukuran Rusunami yang ditawarkan juga merupakan konsep subsidi silang atas biaya konstruksi yang merupakan komposisi biaya terbesar atas pembangunannya.

Tower pertama rencananya akan memfasilitasi sebanyak 1.775 jiwa, dengan rincian tipe 18 sebanyak 378 unit, tipe 27 sebanyak 189 unit, dan tipe 36 sebanyak 113 unit. Sedangkan pada tower kedua, jumlah unit untuk tipe 18 adalah sebanyak 488 unit, tipe 27 sebanyak 190 unit, dan tipe 36 sebanyak 131 unit, dengan kapasitas total penghuni 2.070 jiwa.

Lebih lanjut Himawan mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Karawang A�di mana kemudahan dan kecepatan perizinan turut membantu dan menjadi faktor kunci penting guna mendorong keberhasilan program 1 juta rumah. a�?Rusunami Karawang ini merupakan salah satu contoh penting atas proses perizinan yang kurang dari 1 tahun,a�? dan berharap di kota-kota lain yang akan dibangun Perumnas bisa mendapat kondisi yang samategas A�Himawan.

Pada tahun ini, Perumnas merencanakan pembangunan 25,978unit rumah susun dengan komposisi terbesar adalah di Rumah susun yaitu sebanyak 64 tower atau setara dengan A�15.000 unit hunian yang tersebar di Medan, Palembang, Bekasi, Bandung, Karawang, Makassar dan beberapa area di Jabodetabek seperti Pulo Gebang, Cengkareng dan Bekasi.Harapan kedepannya, Perumnas dapat melakukan sinergi dengan BUMN dan BUMD cross sectoral yang memiliki lahan feasible untuk dikerjasamakan kedepannya untuk mempercepat program sejuta rumah yang tengah bergulir saat ini, tutup Himawan.

 

Tentang Perumnas

Perumnas merupakan salah satu BUMNyang mempunyai tugas pokok menyediakan perumahan dan pemukiman bagi masyarakat menengah ke bawah. Beberapa kawasan pemukiman skala besar telah dibangun melingkupi area Bogor, Tangerang, Depok dan Bekasi yang kini telah berkembang, menjadi kota baru dan berfungsi sebangai kota penyangga ibukota Jakarta. Dengan memiliki cakupan area operasional dari sabang sampai marauke, Perumnas terbagi menjadi 8 regional strategis. Perumnas telah membangun di lebih dari 187 kota dan 400 lokasi di seluruh Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut mengenai perumnas, silakan kunjungi: http://www.perumnas.co.id