Perum Perumnas mengungkapkan minat masyarakat terhadap hunian terintegrasi termasuk Apartemen Mahata Margonda dengan Stasiun Pondok Cina, Kota Depok, Jawa Barat, sangat tinggi, karena dinilai lebih efektif dan efisien untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

“Antusias masyarakat yang cukup tinggi, memacu kami meluncurkan tower kedua Mahata Margonda ini,” kata Direktur Pemasaran Perum Perumnas Anna Kunti Pratiwi dilansir dari Antara, Senin (29/4/2019).

Sebagai wujud keseriusan dalam membangun hunian terintegrasi transportasi Commuter Line Stasiun Pondok Cina ini, kami meluncurkan Tower Galioleo sebagai tower kedua Mahata Margonda.

“Tower pertama kami saat ini sudah terjual 95 persen dan hanya menyisakan 30 unit lagi,” katanya.

Selain terintegrasi dengan transportasi KRL di Stasiun, pengembangan hunian apartemen Mahata Margonda ini dengan konsep terintegrasi ini juga akan dilengkapi area retail juga sarana lainnya dalam satu lokasi untuk menunjang aktivitas penghuni.

“Kami juga tetap pada misi kami dalam penyediaan rumah terjangkau di setiap proyek kami, tidak terkecuali di proyek Mahata Margonda ini yang dislotkan sekitar 20 hingga 30 persen,” katanya.

Sementara itu GM Marketing Divisi Pemasaran Perumnas Ari Kartika menjelaskan Mahata Margonda akan menjadi landmark terbaru di Depok nanti khususnya di Jalan Margonda Raya, karena selain memiliki lokasi yang sangat strategis dekat dengan gerbang tol Margonda yang akan segera dibuka dan terkoneksi langsung dengan Tol Cijago nanti.

Ke depan, diharapkan dengan sinergi BUMN dalam rangka penyediaan rumah pada konsep hunian terintegrasi ini lebih merata dapat diterapkan di seluruh Indonesia.

Sehingga tidak hanya penurunan angka backlog atau kesenjangan antara jumlah rumah terbangun dengan jumlah rumah yang dibutuhkan rakyat dapat teratasi, namun peningkatan kapasitas rumah terjangkau dengan kualitas yang baik semakin meningkat dan rencana pemerintah pada Program Satu Juta Rumah dapat terealisasi dengan cepat.

Perumnas merupakan salah satu BUMN yang mempunyai tugas pokok menyediakan perumahan dan pemukiman bagi masyarakat menengah ke bawah. Beberapa kawasan pemukiman skala besar telah dibangun melingkupi area Bogor, Tangerang, Depok dan Bekasi yang kini telah berkembang, menjadi kota baru dan berfungsi sebangai kota penyangga ibukota Jakarta.

Dengan memiliki cakupan area operasional dari Sabang sampai Merauke, Perumnas terbagi menjadi 8 regional strategis. Perumnas  telah membangun di lebih dari 187 kota dan 400 lokasi di seluruh Indonesia.

Sumber : https://akurat.co/ekonomi/id-606259-read-perumnas-akui-minat-masyarakat-terhadap-hunian-terintegrasi-tinggi