Kepemilikan rumah merupakan salah satu bentuk pengelolaan investasi modern yang menjanjikan. Ini karena harga rumah terus melambung tinggi dari tahun ke tahun. Hal ini membuat pemerintah berkomitmen untuk lebih memperhatikan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Melalui program perumahan murah, pemerintah berusaha menyediakan rumah subsidi untuk kalangan MBR. Sebenarnya hal-hal apa yang menyebabkan harga rumah terus melambung tinggi? Berikut adalah penjelasannya.

  • Laju Inflasi Terus Meningkat

Sahabat Perumnas pasti mengetahui laju inflasi membuat nilai suatu barang menjadi turun. Rupanya inflasi juga mempengaruhi harga jual rumah. Para pengembang berusaha mempertahankan nilai objek properti dengan cara menaikkan harga jual. Pengembang melakukan hal ini untuk menghindari kerugian. Kenaikan harga rumah akan digunakan untuk menutupi harga material rumah, upah pekerja bangunan, dan kebutuhan lainnya.

  • Ada Permintaan, Ada Penawaran

Permintaan akan ketersediaan rumah semakin meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini terjadi karena populasi penduduk yang juga semakin meningkat. Baik MBR maupun masyarakat kalangan ekonomi menengah ke atas membutuhkan tempat tinggal sebagai kebutuhan primer.

Jika MBR bisa mendapatkan perumahan murah atau sistem sewa, masyarakat kalangan menengah ke atas cenderung memilih rumah atau apartemen di lokasi strategis. Besarnya jumlah permintaan rumah membuat pasar properti tidak pernah berhenti menggeliat.

  • Lahan Semakin Sedikit

Ketersediaan lahan juga memengaruhi harga jual rumah. Masyarakat berlomba-lomba mendapatkan rumah di lokasi strategis meski harganya lebih mahal. Memiliki hunian pribadi merupakan target pencapaian hidup hampir semua orang. Semakin sedikit lahan perumahan yang tersedia, semakin besar kompetisi yang terjadi untuk memiliki rumah. Hal ini pun menjadikan harga rumah semakin melonjak.

  • Pembangunan Pesat di Sekitar Kawasan

Sahabat Perumnas pasti setuju ketersediaan fasilitas di sekitar perumahan sangat bermanfaat bagi masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut. Jika berdekatan dengan pasar, pusat perbelanjaan, dan sekolah, pasti harga rumah di kawasan tersebut akan melonjak tinggi. Masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut tidak perlu repot mengakses fasilitas umum.

Baca Juga :A�Persepsi Keliru tentang Penjualan Perumahan Murah

Kenaikan harga rumah secara signifikan menjadi masalah tersendiri bagi masyarakat yang belum memiliki hunian pribadi. Namun, berkat program perumahan murah dari pemerintah, kalangan MBR masih berkesempatan memiliki hunian pribadi dengan harga terjangkau.

Ini saatnya Sahabat Perumnas memanfaatkan peluang untuk mendapatkan rumah subsidi yang Sahabat Perumnas butuhkan. Rumah kini tak sekadar menjadi tempat bernaung, tapi juga objek investasi yang berharga.

Sumber:

properti.kompas.com/read/2016/10/31/070000021/bukan.senin.yang.bikin.harga.rumah.naik

finance.detik.com/properti/d-3166698/harga-properti-naik-tiap-tahun-ini-alasannya

bisnis.liputan6.com/read/2094182/kenapa-harga-rumah-naik-tiap-tahun

tabloidnova.com/Griya/Tips-Griya/Mengapa-Harga-Rumah-Terus-Naik