Jakarta – Menteri BUMN Dahlan Iskan mengusulkan tambahan jumlah BUMN yang menerima Penyertaan Modal Negara (PMN) dalam RAPBN 2013 menjadi 8 BUMN.

Dikatakan Dahlan, perusahaan plat merah tambahan yang diusulkan menerima PMN di RAPBN 2013 adalah PT Permodalan Nasional Madani (PMN), PT Hutama Karya (Persero), Perum Perumnas, dan PT Pegadaian (Persero).

Usulan PMN untuk Permodalan Nasional Madani untuk mendukung pengembangan Kredit Usaha Mikro dan Menengah (KUMM), sedangkan PMN untuk Perumnas guna mempercepat pertumbuhan rumah murah.

Selain itu Dahlan menjelaskan PMN untuk Pegadaian guna mendukung pembiayaan bunga rendah, serta PMN untuk Hutama Karya guna mendukung pembangunan jalan tol yang tidak menarik dari kajian bisnis.

“Dengan kata lain, penambahan PMN kepada BUMN diarahkan tidak hanya untuk penyelamatan atau perbaikan struktur modal, namun peningkatan kapasitas usaha mewujudkan BUMN sebagai mesin pertumbuhan ekonomi,” tutur Dahlan dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (25/9).

Sebelumnya, dalam Nota Keuangan RAPBN 2013 disebut, pemerintah mengusulkan suntikan modal kepada PT Askrindo dan Perum Jamkrindo sekitar Rp 2 triliun, PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) sebesar Rp 2 triliun, dan PT Geo Dipa Energi sebesar Rp 500 miliar.