Sentraland Antapani Perumnas Bandung

Jakarta, 9 Agustus 2017. Kebutuhan akan perumahan nasional menjadi tugas yang sangat penting bagi Perumnas sebagai BUMN yang telah berkiprah selama 43 tahun. Perumnas akan terus melebarkan sayapnya ke berbagai seluruh Indonesia untuk memenuhi kebutuhan rumah rakyat, khususnya dalam mensukseskan Program Sejuta Rumah. Kali ini Perumnas berencana membangun beberapa hunian strategis berkapasitas besar di Kota Bandung dan Kabupaten Bogor.

“Pengembangan kedua hunian strategis Perumnas ini tidak hanya terkonsentrasi pada Ibu Kota Jakarta saja, tetapi di Jawa Barat dan Kota lainnya menyusul. Ini sebagai wujud kami melebarkan sayap dan hadir di kawasan lainnya,” terang Muhammad Nawir selaku Direktur Pemasaran Perumnas, pada acara Media Briefing di Jakarta, Rabu (9/8).

Salah satu proyek hunian strategis Perumnas sudah menunjukkan progress dalam penjualannya. Seperti, di Sentraland Antapani Bandung yang telah launching pada hari Sabtu, 5 Agustus lalu. Hingga penutupan launching kemarin, terdapat sekitar 200 konsumen yang berminat untuk memiliki hunian strategis di Bandung ini. Yang menjadi menarik pada proyek hunian ini, adalah berdekatan langsung dengan terminal Antapani. Sehingga mobilisasi masyarakat Bandung akan terfasilitasi, lanjut Nawir. Di lain itu, lokasi Sentraland ini juga berada di kawasan permukiman yang sudah berkembang.

Sentraland Antapani rencananya akan dibangun 3 tower di atas lahan seluas 11.306 m2. Total hunian yang akan dibangun sebanyak 1274 unit dan 18 unit komersil. Proyek dengan total investasi senilai Rp 200 miliar ini menggunakan konsep mixed-used antara kawasan hunian dengan komersial. Ini akan menjadi keunggulan Sentraland Antapani Bandung karena dilengkapi berbagai fasos dan fasum yang nantinya akan menunjang kebutuhan gaya hidup hunian vertikal.

Hunian dengan tinggi masing-masing 19 lantai ini juga menyediakan 3 tipe unit yang disesuaikan kebutuhan peminat. Diantaranya tipe 18 (studio), tipe 27 dan tipe 36.

Selain me-launching Sentraland Antapani Bandung, Perumnas juga akan menyelenggarakan launching Sentraland Dramaga Bogor. Dengan tajuk Perumnas Kembali Hadir di Bogor, proyek hunian yang akan dibangun di kawasan Cibungbulang ini berupa Landed Housing dengan luas lahan 40 ha. Rencananya penggunaan dinding precast akan diterapkan untuk pertama kalinya pada proyek Sentraland ini. Perumnas akan menjadi pelopor dalam membangun rumah tapak dengan menggunakan inovasi dinding precast.

Sebelumnya Perumnas memang telah melakukan uji coba penggunaan beton precast ini pada rumah tapak yang dibangun di Laboratorium Perumnas Klender 18 Juli lalu. Uji coba ini berhasil dilakukan agar menghasilkan metode konstruksi rumah yang efektif dan efisien dari segi biaya, mutu dan waktu.

“Sentraland Dramaga akan menjadi proyek landed Perumnas untuk pertama kalinya menggunakan dinding precast. Kelebihannya tentu akan dirasakan konsumen saat membeli rumah nanti. Masa konstruksinya yang singkat sekitar 14 hari, dari segi kualitas pun lebih baik daripada menggunakan batu bata,” tutur Nawir.

Penerapan precast pada proyek dengan total investasi lebih dari Rp 600 miliar ini merupakan wujud inovasi kami dalam menyediakan rumah rakyat secara cepat dan massal. Rencananya Sentraland Dramaga ini akan diprioritaskan untuk MBR dengan harga subsidi yang berkisar Rp 140 juta-an,” lanjut Nawir.

“Diharapkan dengan pemenuhan kebutuhan hunian melalui pembangunan kedua proyek ini dapat menjawab tantangan permasalahan backlog yang ada. Perumnas tetap menjadi BUMN yang selalu berkomitmen mewujudkan program sejuta rumah, khususnya bagi MBR yang telah dicanangkan Pemerintah,” tutup Nawir.