Jakarta – Perum Perumnas akan fokus membangun hunian kelas bawah di tahun depan. Direktur Keuangan dan SDM Perum Perumnas Eko Yuliantoro mengatakan, Perumnas akan membangun rumah melebihi target tahun ini yakni di atas 35.000 unit.

“Kami akan membangun mayoritas rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan porsi 70-80% dari seluruh unit yang kita bangun. Kita memang berusaha memenuhi kebutuhan ini dahulu sesuai mandat dari pemerintah,” kata Eko di Jakarta, belum lama ini.

Dia mengatakan, tahun depan pihaknya membangun hunian tersebar di seluruh Indonesia. Sementara, menurut dia, perusahaan akan memasang strategi yang berbeda di tiap wilayah yang dimasuki sebagai target pengembangan.

“Perumnas membawa misi pemerintah jadi kita harus melayani masyarakat. Jadi walaupun market terbesar di Jabodetabek, tapi kita harus kerja membangun perumahan di seluruh Indonesia agar pemerataan tetap terjadi.

Selain itu, Eko mengatakan, pihaknya akan optimistis memasang target penjualan hingga Rp3,5 triliun pada 2018, atau naik dari target tahun ini sebesar Rp 2,8 triliun. Menurut Eko, tahun depan perusahaan juga melakukan kerja sama sinergi Badan USaha Milik Negara (BUMN) selain dengan PT KAI.

“Pada kuartal ketiga tahun ini, kami sudah mencatat penjualan sekitar Rp1,6 triliun. Kami yakin bisa mencapai target tahun ini karena belum memasukan hasil penjualan beberapa proyek baru. Kami pun yakin tahun depan akan lebih baik lagi,” katanya.

Eko juga mengatakan, perusahaan mengaplikasikan sistem pra cetak pada setiap pengembangan proyek untuk memaksimalkan produksi, efektifitas dan efisiensi baik dari sisi pembiayaan, waktu pengerjaan, hingga kualitas produk. Dengan memakai teknologi pra cetak, pengembang bisa memproduksi hunian dalam jumlah yang lebih besar dan waktu yang hemat dibandingkan dengan teknologi biasa.

sumber : beritasatu.com